Rabu, 10 September 2014

PENGAJUAN PAK PERIODE KENAIKAN PANGKAT APRIL 2015

Sing badhe ngajuaken Penilaian Angka Kredit (PAK), mangga niki contonipun !


Senin, 08 September 2014

APLIKASI PENILAIAN DAN RAPOR SD KURIKULUM 2013


Oleh: Sri Wasono Widodo, Widyaiswara LPMP Jawa Tengah
http://kurikulum2013sd.wordpress.com/
http://kurikulum2013sd.blogspot.com/

Sambutan beliau,
Alhamdulillah Penulis berhasil menyelesaikan template Aplikasi Rapor SD. Dengan template ini Penulis lebih cepat dalam membuat aplikasi Rapor SD Kurikulum 2013 untuk semua kelas. Revisi Buku Guru pun sudah ada meskipun baru Kelas I dan Kelas IV. Sementara yang penulis berhasil selesaikan adalah Aplikasi Rapor SD Kurikulum 2013 untuk Kelas IV Semester I yang Saya beri nama Aplikasi Rapor SD 4.1 Version 04.19 (Berarti untuk SD Kelas 4 semester 1 update tanggal 19 April). Saya sertakan juga PPt untuk langkah-langkah penggunaannya. Aplikasi ini tidak berbayar. Aplikasi untuk kelas lain menyusul. Semoga bermanfaat dan mohon masukannya.

CATATAN: untuk Aplikasi Kelas V, di Buku Guru ada KD dengan nomor berbeda tapi bunyinya sama, yaitu muatan IPA KD 4.5; 4.6b dan 4.7. Semula akan Saya sesuaikan dengan Permendikbud No. 67 Tahun 2013 namun ternyata substansinya memang sesuai dengan deskripsi KD di Buku Guru. Mohon maaf, dan tahun depan akan Saya sesuaikan dengan revisi Buku Guru.

Tertarik, silakan download pada link  berikut ini !

1. LANGKAH-LANGKAH PENGGUNAAN APLIKASI (REV)
2. (Untuk aplikasi RAPOR kelas I Semester 1, unduh)
3. (Untuk aplikasi RAPOR kelas II semester 1, unduh)
4. (Untuk aplikasi RAPOR kelas IV semester 1, unduh)
5. (Untuk aplikasi RAPOR kelas V semester 1, unduh)


Pakddhe Pri

Selasa, 02 September 2014

Cara Praktis Mengubah Ukuran Dimensi Pixel Gambar Kurang Dari 10 Detik


Anda memiliki file gambar maupun foto yang berkualitas tinggi, hingga dimensi pixelnya sampai ribuan kali ribuan pixel? Ada kalanya Anda membutuhkan file gambar tersebut, untuk suatu keperluan, ntah itu mau dipasang pada slide presentasi, postingan blog, pas photo, dan sebagainya, namun ukuran pixel file tersebut terlalu besar. Pingin dikecilin. Misal, dari yang tadi ukurannya 2514 x 3204 pixels agar menjadi cuman 250 x 250 pixels. Biasanya, orang-orang akan menggunakan Photoshop, Photoscape, dan lain-lain, untuk melakukan cropping ataupun membuat file baru. 

Seperti yang kita ketahui, untuk melakukan cropping maupun membuat file baru seperti itu saja kadang sudah menghabiskan banyak waktu. Apalagi, kalau tidak melakukan pengukuran sebelum melakukan cropping, seperti halnya pada Photoscape. Kalau cropping via Photoshop, agak ribet. Harus buat file baru lagi, pindahin, dan sebagainya. Kurang praktis. 

Nah, sebetulnya, Anda bisa mengubah ukuran dimensi pixel file gambar tersebut dengan sangat cepat dan mudah, bahkan hanya dalam waktu kurang dari 10 detik. Praktis! Caranya, adalah dengan menggunakan software PIXresizer! PIXresizer ini freeware. Alias, software gratis. Tidak dijual. Legal untuk Anda pakai.
Kalau sudah, mari simak singkat bagaimana menggunakannya. 
Langkah 1
Pertama, sediakan gambar berdimensi besar yang ingin Anda ubah ukurannya menjadi lebih kecil. Kalau saya, pakai ilustrasi Pengusaha Menipu dari Visualisater. Ukurannya dimensinya 1469 x 4006 pixels nih. 
Langkah 2
Kedua, buka program PIXresizernya. Lalu klik Load Picture. Dan pilih lokasi dimana Anda menyimpan gambar tersebut, kemudian pilih gambar tersebut. 
Klik Load Picture
Langkah 3
Setelah file gambar yang Anda pilih tadi tampil di sebelah kanan, dan image infonya keluar, silahkan lihat bagian Select new size. Disitulah Anda bisa menentukan gambar berukuran besar tadi ingin diperkecil dimensi ukurannya menjadi berapa. 

Anda bisa membuat ukuran gambarnya menjadi 50% dari ukuran aslinya. Alias setengah dari ukuran aslinya. Misalnya gambar Anda ukuran dimensinya 1000 x 1000 pixels, berarti 50%nya adalah nanti ukuran dimensi gambarnya akan menjadi 500 x 500 pixels. 
Ada pula pilihan persentase dari dimensi awal lainnya, 25%, 33%, dan 75%. Atau, sekiranya Anda mengingkan ukuran yang sesuai kebutuhan Anda, bisa juga Anda tentukan sendiri ukuannya, dengan cara memasukkan angka panjang dan lebar ukuran dimensi gambar pada bagian Custom Size. 

Hilangkan dulu centangan pada Maintain aspect ratio. Biar lebih fleksibel Anda menentukan angkanya. 
Langkah 4
Bila ukuran dimensi pixel gambar yang baru nanti sudah ditentukan, sekarang pada bagian Select file format, Anda tentukan nanti file barunya ingin berformat apa. Kalau ingin tetap, yang tadinya PNG, harus disetting jadi PNG juga. Jangan lupa! Karena PIXresizer ini tidak otomatis menditeksi format file yang Anda masukkan tadi supaya hasilnya juga akan sama. Tidak. Anda harus manual menentukan formatnya. Karena saya pernah lupa menentukannya, jadinya yang tadi PNG berubah menjadi JPG. Karena settingan defaultnya yah berubah menjadi JPG. 
Tadi PNG, Jadi JPG, Karena Lupa Disetting
Silahkan Anda download gratis software PIXresizernya di sini.  


Pakdhe Pri 

Sabtu, 23 Agustus 2014

PENILAIAN DALAM KURIKULUM 2013


              Mulai tahun pelajaran 2013/2014, Pemerintah telah memberlakukan kurikulum baru yang disebut dengan Kurikulum 2013. Kurikulum, proses pembelajaran, dan penilaian proses dan hasil belajar merupakan komponen penting dalam kegiatan pembelajaran disamping komponen-komponen yang lain. Komponen tersebut saling  terkait  antara  satu  dengan  yang  lain.  Kurikulum  adalah  seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai  tujuan  pendidikan  tertentu.  Proses  pembelajaran merupakan  upaya untuk mencapai Kompetensi Dasar yang dirumuskan dalam kurikulum. Sementara itu, kegiatan penilaian dilakukan untuk mengukur dan menilai tingkat pencapaian Kompetensi Dasar. Penilaian juga digunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran, sehingga dapat dijadikan dasar untuk pengambilan   keputusan,   dan   perbaikan   proses   pembelajaran   yang   telah dilakukan. Oleh sebab itu kurikulum yang baik dan proses pembelajaran yang benar perlu di dukung oleh sistem penilaian yang baik, terencana dan berkesinambungan.

Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan  menafsirkan  data  tentang  proses  dan  hasil  belajar  peserta  didik  yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.
Dengan diberlakukannya kurikulum 2013 yang menekankan pada pembelajaran berbasis aktivitas, maka penilainnya lebih menekankan pada penilaian proses baik pada aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan.  Dengan demikian diperlukan suatu pedoman penilaian yang memberikan fokus perhatian pada hal-hal sebagai berikut.
1.    Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi  dasar pada KI-3 dan KI-4.
2.  Penilaian menggunakan acuan kriteria; yaitu berdasarkan apa  yang bisa dilakukan peserta didik setelah  mengikuti proses   pembelajaran, dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap kelompoknya
3.   Sistem  yang  direncanakan  adalah  sistem  penilaian  yang  berkelanjutan.    Berkelanjutan dalam arti semua indikator ditagih, kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan KD yang telah dimiliki dan yang belum, serta untuk mengetahui kesulitan peserta didik.
4.   Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. Tindak lanjut berupa perbaikan proses pembelajaran berikutnya, program remedi bagi peserta didik yang   pencapaian   kompetensinya   di   bawah   ketuntasan,   dan   program pengayaan bagi peserta didik yang telah memenuhi ketuntasan.
5.    Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar peserta didik yang ditempuh dalam  proses  pembelajaran.  Misalnya,  jika  pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan maka evaluasi harus diberikan  baik  pada  proses  misalnya  teknik  wawancara,  maupun  produk berupa hasil melakukan observasi lapangan 


Pakdhe Pri, Mlarak


Anda tertarik silakan dowload pada link di bawah ini !

PENILAIAN DALAM KURIKULUM 2013
BUKU RAPOR SD  KUR 2013 (SESUAI  PANDUAN PENILAIAN BARU)
INSTRUMEN PENILAIN ASPEK SIKAP
INSTRUMEN PENILAIAN KETRAMPILAN
INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN
PERMENDIKBUD STANDAR PROSES DAN PENILAIAN
CONTOH DISKRIPSI RAPORT , BATU JULI 2014

MATERI WORKSHOP NGEBEL (P. SUGIYANTO) 
PANDUAN EKSKUL PRAMUKA SD (B. OMBAK)
INSTR. PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013
SOSIALISASI SKP 2014 (P. PUJIANTO) 
CONTOH ANALISIS PEMBELJ Kelas I dan IV (JADWAL - P. PUJIANTO)

CONTOH APLIKASI RAPOR KUR 2013



Rabu, 20 Agustus 2014

BEBAN KERJA GURU TAHUN PELAJARAN 2014/2015


CONTOH BEBAN KERJA GURU SEMESTER I TAHUN PELAJARAN 2014/2015 SILAKAN DOWNLOAD DENGAN KLIK  INI  !



Tahun pelajaran baru 2014/2015 bagi sekolah-sekolah khususnya guru merupakan semangat baru untuk menyusun pembagian tugas yang adil dan valid agar dapat memenuhi syarat mendapat tunjangan profesi.
Mengingat kembali apa yang seharus menjadi tugas dan tanggung jawab teman-teman guru di lapangan. Persoalan tugas dan tanggung jawab bukan hanya sekedar menggugurkan jam wajib tatap muka/mengajar di muka kelas untuk mendapatkan tunjangan profesi. Ada tanggung jawab profesi dan tanggung jawab moral yang lebih besar.

Dalam Undang-Undang Guru dan Dosen, Pasal 35 ayat (2) ditegaskan bahwa beban kerja guru sekurang-kurangnya 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dan sebanyak-banyaknya 40 (empat puluh) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu. Aturan tersebut kemudian dijabarkan dalam  Peraturan Pemerintah  Nomor 74/2008 tentang Guru,  dalam Pasal 52, ayat (2)  dinyatakan bahwa beban kerja guru paling sedikit memenuhi 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dan paling banyak 40 (empat puluh) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu pada satu atau lebih satuan pendidikan yang memiliki izin pendirian dari Pemerintah atau Pemerintah Daerah. Pada ayat (3) dikemukakan bahwa pemenuhan beban kerja paling sedikit 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dan paling banyak 40 (empatpuluh) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan dengan ketentuan paling sedikit 6 (enam) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu pada satuan pendidikan tempat tugasnya sebagai Guru Tetap.
Pemaknaan dari peraturan di atas adalah ketika seorang guru tidak cukup jam tatap muka di sekolah induknya maka dengan persetujuan dinas pendidikan kabupaten/kota yang bersangkutan dapat mengajar di sekolah lain untuk mencukupi jamnya.

Jika guru yang memaknai ketika jam tatap muka telah mencukupi minimal 24 jam tatap muka/ jam mengajar seakan-akan yang bersangkutan telah terlepas dari tugas-tugas pokok lainnya di sekolah..
Persepsi yang salah tersebut harus kita ubah, karena dalam Penjelasan Peraturan Pemerintah  Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru  Pasal 52 ayat (2) dinyatakan bahwa istilah tatap muka berlaku untuk pelaksanaan beban kerja guru yang terkait dengan pelaksanaan pembelajaran. Beban kerja guru untuk melaksanakan pembelajaran paling sedikit 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dan paling banyak 40 (empat puluh) jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu tersebut merupakan bagian jam kerja dari jam kerja sebagai pegawai yang secara keseluruhan paling sedikit 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima) jam kerja dalam 1 (satu) minggu.
Standard Pelayanan Minimal bidang pendidikan,  dalam Permendiknas RI nomor 15  Tahun 2005 tentang Standard Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Dasar di Kabupaten/Kota dalam pasal 2  ayat (2) point b.butir 5 dinyatakan bahwa salah satu bentuk pelayanaan minimal di tingkat satuan pendidikan adalah “ setiap guru tetap bekerja 37,5 jam per minggu di satuan pendidikan, termasuk merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran,membimbing atau melatih peserta didik, dan melaksanakan tugas tambahan”.

Bila dirata-ratakan 37, 5 jam /minggu dibagi 6 hari kerja maka dalam setiap hari sekitar 6,5 jam kerja yang harus terpenuhi. Sehingga apabila seorang guru hadir setiap harinya di sekolah pukul 07.00 maka paling cepat pukul 13.00 dia baru dapat pulang. Apabila kehadiran guru di sekolah hanya berdasarkan jadwal mengajar atau sekedar memenuhi 24 jam mengajar jelas standar minimal tersebut tidak tercapai.  Di jenjang SD, 1 jam pelajaran = 35 menit, di SMP 1 jam pelajaran = 40 menit.
Jika dikonversi maka 24 jam pelajaran/minggu di SD hanya setara dengan 14 jam kerja/minggu (24 x 35 : 60) atau kalau dirata-ratakan hanya 2, 3 jam/hari kerja. Sedangkan di SMP untuk 24 jam/minggu hanya setara 16 jam kerja. Dengan demikian, apabila seorang guru hanya hadir dengan orientasi memenuhi jam mengajar minimalnya maka Standar Pelayanan Minimal, yang sebagaimana diharapkan dalam Permendiknas RI nomor 15 /2005 tidak dapat terpenuhi.

Kedisiplinan kehadiran PNS diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor  53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri. Dalam Pasal 3 angka 11 PP tersebut dinyatakan PNS wajib “masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja”. Penjelasan PP no 53 tahun 2010 pasal 3 angka 11 adalah yang dimaksud dengan kewajiban untuk “masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja” adalah setiap PNS wajib datang, melaksanakan tugas, dan pulang sesuai ketentuan jam kerja serta tidak berada di tempat umum bukan karena dinas. Apabila berhalangan hadir wajib memberitahukan kepada pejabat yang berwenang. Keterlambatan masuk kerja dan/atau pulang cepat dihitung secara kumulatif dan dikonversi 7 ½ (tujuh setengah) jam sama dengan 1 (satu) hari tidak masuk kerja. Dengan sanksi teringan bila tidak hadir 5 hari kerja diberi teguran lisan dan sanksi terberat tidak masuk > 45 hari diberhentikan dengan tidak hormat.

Uraian di atas, secara dapatlah dinyatakan bahwa ketika seorang guru telah menerima tunjangan sertifikasi dan memenuhi jam tatap muka minimalnya 24 jam tidak berarti guru tersebut terbebas dari tanggung jawab dan tugas-tugas lainnya di sekolah. Selain menerima tunjangan profesi yang bersangkutan juga menerima gaji haknya sebagai PNS sesuai golongan dan kepangkatannya seperti pegawai-pegawai negeri sipil di instansi lain, sehingga guru PNS juga terikat dengan kewajiban kehadiran di tempat tugas dan aturan-aturan disiplin kepegawaian lainnnya yang berlaku. Untuk hal di atas pihak dinas pendidikan kabupaten selaku pengelola sertifikasi di daerah pun  lewat pengawas sekolah perlu melakukan monitoring dan objektif terkait dengan pemberian tunjangan profesi. Kelayakan tidak sekedar cukup-tidak cukup 24 jam, dinilai secara administratif di atas meja berdasarkan Surat Keputusan Pembagian Beban Kerja yang dibuat oleh kepala sekolah. Perlu pemberdayaan pengawas sekolah untuk melakukan verifikasi di lapangan.

Kini, saatnyalah para guru untuk kembali berbenah melihat dan memperbaiki visi dan paradigma. Tidak sekedar menjadi guru yang memenuhi tuntutan dan target ketuntasan kurikulum,  menjadi guru yang hanya menjadi media belajar buat siswa,  atau guru yang hadir ke sekolah untuk sekedar menggugurkan kewajiban jam mengajar. Saatnya untuk berubah menjadi guru inspiratif. Guru yang kehadiran mampu memberi semangat, warna dan makna bagi siswa, bagi sesama rekan kerja, dan bagi lingkungannya.







Selasa, 19 Agustus 2014

Solid Converter PDF 7.0 build 830



Berbagi Ilmu Itu Indah

Solid Converter PDF 7.0 build 830

Mau nyusun RPP dengan pedoman buku guru pada kurikulum 2013 anda mungkin menemui kesulitan karena file buku guru berextensi .pdf . Tentunya anda lebih mudah jika file berextensi ms. office word. Software Solid Converter PDF 7.0 build 830 inilah solusinya. Anda dapat mengedit, mengopy tex, paragraf, tabel, gamvar dsb dengan mudah.

  

       Solid Converter PDF merupakan software yang fungsinya mengkonversi file pdf menjadi file word,excel,ppt,text,html demikian juga sebaliknya dari file word,excel,ppt menjadi file pdf dengan sangat mudah dan praktis.
Software ini sangat bermanfaat terutama bagi anda para guru yang ingin mengedit artikel atau bahan ajar yang dalam format pdf atau para pelajar yang sedang mendapatkan tugas dari sekolah, kuliah atau  dunia pendidikan lainnya dan mengharuskan menggunakan format PDF, dengan demikian anda harus menggunakan software konversi yang bisa merubah file word menjadi file pdf.
      Walaupun software ini merupakan software yang berbayar alias tidak gratis (Trial), namun saya akan memberikan sebuah link download didalamnya terdapat software Solid Converter , yang disertai oleh crack yang dapat merubah software ini menjadi full version, dengan demikian Solid Converter ini akan bertahan selamanya.

Carane ngangge Software iki kaya urut-urutan iki !
1. Download Solid Converter PDF
2. Extrack file
3. Install solidconverterpdf.exe 
4. Buka Crack!!!! 
5. Jika sudah selesai Copy file crack  yakni :   ConverterCore.dll dan SCPDFCreator.dll ( kedua file dll)
6. Buka program file 
7. cara cracknya mudah saja anda hanya copy atau cut file .dll tersebut ke dalam c:\program  files\SolidConverterPDF\SCPDF\ atau tempat anda menginstal solid converter pdf
8. Software sudah fullversion

Catatan : Setelah software terinstalasi kedalam komputer anda aplikasi jika meminta untuk di restart, sebelum anda restart maka crack dahulu tangguhkan saja perintah tersebut. cara crack: setelah selesai, jangan dijalankan dulu folder crack. di dalamnya terdapat file ConverterCore.dll dan SCPDFCreator.dll itu merupakan crack dari instalasi software yang sudah anda instal, terus lakukan crack seterti langkah no 7 di atas.
Tutorial menggunakan Solid Converter:

Merubah File PDF menjadi file word:
1. Buka software Solid Converter yang sudah diinstall.
2. Klik “Convert PDF to Word”.atau pilih ke excel dsb
3. Cari file PDF yang akan dikonvert (dirubah menjadi word) lalu klik open.
4. Klik tombol “Convert” yang ada dibagian tengah sebelah kanan.
5. Tunggu beberapa saat, hingga selesai proses loadingnya.
6. Selesai, file PDF berubah menjadi Word (lihat hasilnya, lokasinya sama ketika pertama kali file pdf diambil).

Merubah File Word menjadi file PDF:
1. Buka software Solid Converter yang sudah diinstall.
2. Klik “Create or Combine PDF”.
3. Cari file Word yang akan dikonvert (dirubah menjadi PDF) lalu klik open.
4. Klik tombol “Create” yang ada dibagian tengah sebelah kanan.
5. Tunggu beberapa saat, hingga selesai proses loadingnya.
6. Selesai, file Word berubah menjadi PDF (lihat hasilnya, lokasinya sama ketika pertama kali file word diambil).
Mudah-mudahan bisa membantu.....OK

Jika pembaca tertarik pada software ini silakan download dengan klik link ini di  SINI 
                                                                                                                          

                                                                                                                                   Pakdhepri Mlarak

Test Footer 2

Label 6

Label 4

Blue Choclote

Pink Rolls Choclate

label 7

Blogger news